Selasa, Januari 20, 2009

Demi seorang teman ....

Adalah demi seorang teman, aku merelakan waktuku tersita utk mendengar rengekan2mu, bualanmu, omong kosongmu, mimpi-2mu. Padahal saat itu jam sibuk gue !

Adalah demi seorang teman, aku menahan tawaku yg hampir meledak setiap kamu menceritakan kisahmu. Padahal dalam hitungan menit bisa dipastikan kamu akan meralat ....dan terus meralat ..dan terus...dan terus... Sampai kamu sendiri lupa yg mana cerita yg sesungguhnya

Adalah demi seorang teman, aku terpaksa cari2 bahan bacaan tentang akhlak, tentang norma, tentang tata krama dan sebangsanya buat kamu. Padahal di usiamu yg udah "segitu itu" mustinya "sudah lebih kaya" akan hal itu.

Adalah demi seorang teman, harus kupalingkan wajahku ketika seseorang menyodorkan perbuatan aib-mu dihadapanku. Padahal selama ini aku yg harus putar otak menyelesaikan masalah-2mu. (dgn mengurut dada, ku hanya bisa memohon, hentikan gulma yg mulai merambah pagarku)

Adalah demi seorang teman, aku terpaksa tidak lagi buka layanan khusus utk mu yang semakin hari semakin jauh dari kewajaran, yang semakin ga jelas juntrungannya. Padahal sesungguhnya aku ga ingin kamu menghadapi masalah sendirian.

Adalah demi seorang teman, kurapatkan bibirku serapat2nya agar ga terucap "dasar perempuan ga bermoral !"
( semoga Tuhan membuka mata hatinya utk melihat yg pantas dan tidak pantas...amin )

Other Link